MEDIA PAJAK – Upaya mendorong pelaku usaha masuk ke dalam sektor formal menjadi salah satu strategi penting dalam memperluas basis pajak. Namun, Bank Dunia menilai proses formalisasi usaha tidak selalu secara langsung menghasilkan tambahan penerimaan pajak dalam jumlah besar.
Dalam laporan Indonesia: Unlocking Businesses’ Tax Potential for Growth, Bank Dunia menjelaskan bahwa sebagian besar usaha informal di Indonesia masih berada pada skala yang sangat kecil sehingga kapasitas ekonominya terbatas untuk memberikan kontribusi pajak yang signifikan.
Kondisi tersebut menunjukkan bahwa strategi perluasan basis pajak tidak cukup hanya dengan mendorong seluruh usaha informal menjadi formal, tetapi juga perlu mempertimbangkan karakteristik dan kemampuan ekonomi masing-masing pelaku usaha.
Banyak Usaha Informal Berada pada Skala Kecil
Bank Dunia mencatat bahwa sebagian besar usaha informal memiliki ukuran yang sangat kecil. Banyak di antaranya hanya memiliki sedikit pekerja dan menjalankan kegiatan ekonomi dengan omzet yang terbatas.
Karena itu, meskipun formalisasi usaha dapat meningkatkan jumlah pelaku ekonomi yang tercatat dalam sistem, dampaknya terhadap penerimaan pajak perlu dilihat secara lebih komprehensif.
Tantangannya bukan hanya bagaimana mendaftarkan usaha informal, tetapi juga bagaimana menciptakan kondisi agar usaha tersebut dapat berkembang dan memiliki kapasitas memenuhi kewajiban perpajakan.
Kemudahan Masuk Sistem Formal Jadi Faktor Penting
Bank Dunia menilai proses formalisasi perlu didukung dengan kebijakan yang membuat pelaku usaha melihat manfaat nyata dari masuk ke sektor formal.
Kemudahan perizinan, akses terhadap layanan keuangan, kepastian usaha, serta penyederhanaan administrasi menjadi faktor yang dapat mendorong pelaku usaha melakukan transisi.
Jika formalitas hanya dipandang sebagai tambahan kewajiban administratif, sebagian pelaku usaha dapat tetap memilih berada di luar sistem formal.
Karena itu, pendekatan kebijakan perlu menggabungkan aspek penerimaan negara dengan pengembangan kapasitas usaha.
Perluasan Basis Pajak Harus Sejalan dengan Pertumbuhan Ekonomi
Peningkatan penerimaan pajak dalam jangka panjang tidak hanya bergantung pada bertambahnya jumlah wajib pajak, tetapi juga pada pertumbuhan kegiatan ekonomi yang produktif.
Usaha yang berkembang akan memiliki kemampuan lebih besar dalam melakukan pencatatan, mengakses layanan keuangan, dan memenuhi kewajiban perpajakannya.
Dengan demikian, strategi perpajakan perlu berjalan bersama dengan kebijakan penguatan dunia usaha agar proses formaliasi menghasilkan manfaat ekonomi yang berkelanjutan.#








