MEDIA PAJAK – Akses perusahaan terhadap layanan keuangan formal dinilai memiliki hubungan dengan tingkat kepatuhan pajak. Laporan Indonesia: Unlocking Businesses’ Tax Potential for Growth dari Bank Dunia menunjukkan bahwa perkembangan sektor keuangan dapat menjadi salah satu faktor yang mendukung peningkatan penerimaan pajak Indonesia.
Perusahaan yang memiliki keterhubungan dengan sistem keuangan formal cenderung memiliki aktivitas usaha yang lebih mudah tercatat dan diverifikasi. Kondisi tersebut dapat membantu menciptakan transparansi transaksi serta mendukung pelaksanaan kewajiban perpajakan.
Bank Dunia menjelaskan bahwa perusahaan dengan akses terhadap layanan keuangan seperti rekening usaha, fasilitas kredit, dan instrumen pembayaran formal umumnya memiliki pencatatan transaksi yang lebih baik.
Transaksi Formal Membantu Transparansi Perpajakan
Sistem keuangan formal memiliki peran penting dalam membangun keterlacakan aktivitas ekonomi (economic traceability).
Ketika transaksi bisnis tercatat melalui lembaga keuangan resmi, perusahaan akan lebih mudah melakukan pencatatan pendapatan, pengeluaran, serta penyusunan laporan keuangan yang menjadi dasar pemenuhan kewajiban perpajakan.
Bagi otoritas pajak, semakin banyak aktivitas ekonomi yang masuk dalam sistem formal dapat membantu meningkatkan pemahaman terhadap potensi pajak yang tersedia.
Hal tersebut menjadi salah satu faktor pendukung dalam memperluas basis pajak tanpa hanya mengandalkan peningkatan tarif atau kewajiban baru.
Tantangan Pelaku Usaha yang Belum Terhubung Sistem Formal
Di sisi lain, masih terdapat pelaku usaha yang menjalankan aktivitas bisnis dengan keterbatasan akses terhadap layanan keuangan formal.
Pencatatan transaksi yang sederhana dan penggunaan sistem pembayaran nonformal dapat menjadi tantangan dalam proses administrasi usaha maupun perpajakan.
Kondisi ini juga berkaitan dengan upaya pemerintah mendorong lebih banyak pelaku ekonomi masuk ke dalam sistem formal.
Namun, proses tersebut perlu dilakukan dengan pendekatan yang memberikan manfaat bagi pelaku usaha, bukan hanya menambah kewajiban administratif.
Digitalisasi Jadi Peluang Perluasan Basis Pajak
Perkembangan transaksi digital dan layanan keuangan berbasis teknologi memberikan peluang baru dalam meningkatkan formalitas ekonomi.
Dengan semakin banyak pelaku usaha menggunakan sistem pembayaran digital dan pencatatan elektronik, aktivitas ekonomi dapat terdokumentasi dengan lebih baik.
Namun, peningkatan formalitas usaha tetap membutuhkan dukungan berupa edukasi, penyederhanaan administrasi, dan layanan perpajakan yang mudah dipahami.
Penguatan hubungan antara dunia usaha, sistem keuangan, dan administrasi perpajakan menjadi salah satu langkah penting dalam membangun kepatuhan pajak yang berkelanjutan.#








